Cara Restart Server VPS Melalui Member Area

You are here:
Perkiraan waktu membaca: 2 menit

Cara restart server VPS melalui member area ini dibuat untuk mempermudah Kamu dalam mengelola server atau melakukan reboot / restart server VPS mandiri di e-Padi.

Memastikan kinerja yang optimal dari server Virtual Private Server (VPS) adalah suatu keharusan dalam dunia digital yang terus berkembang. Dalam upaya untuk mempermudah pengelolaan dan pengontrolan VPS, banyak penyedia layanan telah mengintegrasikan solusi manajemen VPS dengan platform otomasi bisnis menggunakan member area seperti yang digunakan oleh e-Padi, kamu dapat dengan mudah merestart server VPS Anda tanpa perlu bersusah payah dengan langkah-langkah teknis yang rumit.

Dalam panduan ini, kami akan membimbing kamu melalui langkah-langkah yang jelas dan terperinci tentang cara melakukan restart server VPS melalui member area e-Padi. Panduan ini akan membantu kamu mengatasi proses restart server secara mandiri tanpa harus menghubungi Technical Support e-Padi.

Perhatian:
Panduan dibawah ini hanya dapat digunakan pada layanan VPS Indonesia, Silahkan melihat layanan kami di VPS Indonesia.

Langkah-langkah cara restart server VPS melalui member area

Tutorial ini ditujukan kepada kamu yang tidak bisa atau tidak dapat melakukan restart atau reboot server melalui command line Linux oleh sebab tertentu, jika kamu masih bisa melakukan remote ke server menggunakan SSH remote seperti PuTTY, silahkan langsung saja ketik command dibawah ini pada console puTTy kamu.

# reboot

Apabila tidak bisa melakukan remote ke server VPS menggunakan puTTY, silahkan ikuti langkah-langkah cara restart server VPS dibawah ini.

Langkah 1: Login ke Member Area

Buka browser web dan buka https://login.e-padi.com. Login ke akun kamu sebagai pelanggan. Baca juga Cara Login ke Member Area untuk pelanggan

Langkah 2: Temukan Layanan VPS

Klik pada menu Order Saya dan pilih submenu Rincian Order, kemudian klik pada AKTIF pada kolom Status.

epadi rincian order

Member area akan menampilkan halaman Informasi Server.

epadi vps information

Langkah 3: Cara Restart Server VPS

Dalam panel kontrol server, kamu mungkin akan menemukan berbagai opsi pengelolaan vps, termasuk opsi untuk merestart server.
Tersedia 5 opsi dasar untuk mengelola server sebagai berikut:

epadi Cara restart server VPS

Start / Stop the VPS

Shutdown VPS secara paksa, ini biasa dilakukan jika vps kamu sedang crash dan tidak dapat di remote secara tiba-tiba. Cara kerjanya seperti kamu menekan tombol Power dan menahannya beberapa detik pada komputer desktop. Fitur ini dapat digunakan jika server VPS tidak dapat di shutdown menggunakan tombol Poweroff.

Restart the VPS

Fitur ini digunakan untuk restart / reboot server VPS, fungsinya sama seperti menekan tombol reset pada komputer desktop.

Poweroff the VPS

Dipakai untuk melakukan shutdown server VPS, penggunaannya sama seperti menekan tombol Power sekali pada komputer desktop.

Silahkan pilih salah satu tombol sesuai dengan kebutuhan kamu melakukan restart VPS. Jika hanya ingin melakukan restart VPS, silahkan klik saja tombol Start / Stop the VPS.

Langkah 4: Konfirmasi Restart

Setelah memilih opsi restart, sistem mungkin akan meminta konfirmasi untuk memastikan kamu benar-benar ingin melanjutkan dengan restart. Pastikan kamu memahami dampak dari restart server dan klik tombol konfirmasi jika diminta.

Langkah 5: Tunggu Restart Selesai

Setelah kamu mengkonfirmasi restart, sistem akan memulai proses restart. Ini mungkin akan memerlukan beberapa saat tergantung pada konfigurasi dan kinerja server.

Langkah 6: Cek Status VPS

Setelah restart berhasil, perhatikan pada Status VPS apakah online atau Offline. Jika masih offline, sebaiknya menunggu beberapa menit kedepan, karena bisa jadi server VPS kamu belum siap proses reboot nya.

Jika semua proses sudah berjalan dengan baik, maka kamu dapat mengakses kembali server VPS seperti biasa.

Dengan panduan ini cara restart server VPS ini, kamu akan mendapatkan pengetahuan yang lebih baik tentang bagaimana mengelola server VPS dengan lebih efisien, meminimalkan downtime yang tidak diinginkan, dan menjaga layanan kamu tetap berjalan dengan lancar.

Was this article helpful?
Dislike 0
Views: 98